Langsung ke konten utama
********

Aku kira kisah cinta ini hanya ada aku dan dirimu...
Ternyata ada seseorang yang dirimu perjuangkan secara diam-diam...
Tolong jangan mendua... berdua saja itu sudah lebih dari cukup....
Karena sendiri adalah sepi dan bertiga adalah luka...
Sebelum dirimu sedingin laut lepas.. dirimu pernah sehangat nafas...
Dirimu pernah mengajakku untuk duduk berdua...
dan berjanji akan menceritakan semua hal kecuali tentang perpisahan...
Kukira mencintaimu seindah langit senja.. Tapi kenyataanya mencintaimu seperti menggenggam serpihan kaca..
Aku pikir dirimu akan membuatku lupa dengan tentang  hatiku yang pernah patah...
Tapi ternyata dirimu mematahkannya lebih patah lagi...
Aku hanya menjadi payung yang dirimu pakai untuk berlindung saat hujan..
Namun jika pelangimu datang aku tidak lagi diperlukan...
Untuk hatiku...maaf atas semua luka ini...
Wahai hatiku tolong jangan lemah lagi...Aku lelah menyembuhkanmu yang selalu patah...
Aku hanya bisa diam karena kesedihan tak selalu berwujud tangisan...
Aku terlalu bersahabat dengan luka hingga lupa rasanya bahagia...
Luka tidak memiliki suara… Sebab itu air mata jatuh tanpa bicara...

Dirimu adalah ketidakmungkinan yang selalu aku semogakan..
Aku tau apa yang aku harapkan ini tiada mungkin pernah bisa tergapai..
Dirimu adalah harapan yang selalu aku nantikan walaupun aku tau itu layaknya seperti menggengam air. Bagaimanapun perjuanganku tetap tak akan bisa tergenggam..
Bukan masalah harapanku..yang menjadi masalah bagi diriku adalah aku berharap tetapi  aku tidak tau kapan harus untuk berhenti berharap....dan aku tidak tau bagaimana cara unutk menghentikannya....
Mengapa kalian menanyatakan serta menertawakan rasa berharapku? Jika aku dapat memilih, aku tidak ingin berharap, apalagi berharap kepada sesuatu yang tidak patut untuk diharapkan..
Mengertilah ini masalah hati..
Pahamilah ini masalah rasa..
Merubahnya tidak semudah memalingkan wajah..
Hatiku terlanjur cinta juga terlanjur nyaman...
Walaupun sering kali aku menyadari aku tidak pantas untuk nya..
Namun hati dan rasa ku tiada dapat ku pungkiri..
Aku menginginkan dirimu...
Aku berada didalam cerita cinta yang salah..
Namun sering kali aku ingin terus melanjutkan ceritanya..
Walaupun aku tau dan menyadari pada akhirnya aku akan merasakan sakit hati...
Inginku sesali semua rasa ini.. namun jika aku sesali semua rasa ini apakah dapat merubah rasa ini.. ku rasa tidak.. malah rasa ini semakin dalam..
Perasaan terburukku adalah ketika aku bingung harus bertahan atau menyerah..
Bertahan atau meninggalkan adalah pilihan yang sulit untukku..
Semacam tidak memiliki tapi takut kehilangan..
Pergi itu bukanlah pilihan.. Melainkan keharusan ketika sebuah perjuanganku dirimu sia-siakan..
Ingin pergi sulit..
Ingin bertahan tapi sakit..
Aku tak bisa untuk tinggal namun aku juga tidak mampu untuk pergi...
Pikiranku ingin melepaskanmu…
Tetapi hatiku selalu menginginkanmu…
Seperti mati terbunuh namun tetap hidup dalam sebuah penyesalan...
Aku takkan mampu membohongi perasaanku sendiri, berpura-pura kuat bersandar pada hati yang rapuh dan hampir tandus...
Terlalu banyak luka dihati.. Sampai tak ada ruang lagi untuk terluka lagi...
Dirimu sudah bahagia dengan orang lain sedangkan aku masih mencintainya seperti tidak akan berakhir..
Jika dirimu tidak menginginkan kehadirkan ku...
Tolong ajari aku untuk pergi dengan mudah...
Karena apa gunanya mempertahankan sesuatu yang tak ingin dipertahankan..
Untuk apa memperjuangkan sesuatu yang tak ingin diperjuangkan...
Bukan benci yang membuatku ingin menjauh dari dirimu.. Tapi karena rasa kecewaku…...
Hujan tak pernah tahu dia sedang membasahi apa..
Tapi air mata selalu tahu ia jatuh untuk siapa...
Langit.. Bisakah kau turunkan hujan dengan petir?...
Karena aku ingin menangis tanpa terlihat dan ingin menjerit tanpa terdengar ....
Hujan ini seolah-olah mengerti...
Bahwa ada sedih yang butuh ditemani.. Ada tangis yang butuh ditutupi
Dan hujan punya cerita tentang kita.. Ia akan mengingatkan dirimu padaku..
Bahwa  aku yang pernah berjuang untukmu.. Aku yang pernah sangat mencintaimu.. Namun kau sia-siakan..
Suatu saat nanti aku akan mengingatmu sebagai apa yang paling ingin aku lupakan..
Dan dirimu akan mengingatku sebagai apa yang pernah dirimu sia-siakan..
Dirimu bisa bersembunyi dari kesalahanmu.. Tapi tidak dari rasa penyesalanmu...
Berhenti menanyaiku.. mengapa aku berubah.. menagapa aku tak peduli lagi.. mengapa aku tak memandangmu lagi.. jangan tanyakan pada diriku tapi tanyakanlah pada dirimu sendiri...
Walaupun pada akhirnya aku harus menyerah...
Setidaknya aku pernah mati-matian tidak ingin kalah oleh keadaan...
Aku berhenti dari rasa ingin memiliki.. Aku berhenti untuk terus memaksakan bersamamu..
Jangan mencari diriku lagi.. saat aku telah pergi dari kehidupanmu..
Jangan pernah datang lagi.. Luka yang dirimu buat masih membekas dengan sempurna..
Namun ketahuilah.. Aku tak pernah berhenti mencintaimu.. Aku hanya berhenti menunjukkan rasa cinta ini padamu...
Mungkin suatu saat kita akan saling melepaskan.. Mengiklaskan cinta yang tak bisa kita pertahankan.. Lalu berpura-pura melupakan kenangan...
Kelak dirimu akan merindukan ku.. Sebagai sesuatu yang tak akan pernah dirimu temukan pada orang lain..
Dan kini semakin aku sadari bahwa aku sebenarnya bukan masih mencintaimu.. aku hanya bingung mencintai siapa, setelah dirimu pergi dariku..
Mungkin aku mencintai orang yang salah, menangisi orang yang salah. Tapi satu hal yang pasti. Kesalahan ini membantuku menemukan orang yang tepat sebagai penggantimu..

********

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidupku Tiada Lagi Berarti

Maaf bila aku masih menahanmu disini... Padahal aku tau jelas bahwa kamu tak menginginkanku… Sekarang diriku merasakan bagaimana rasanya seperti ingin mati... Aku tahu bagaimana sakitnya walaupun hanya untuk tersenyum... Sulit rasanya ketika aku harus memilih mencintaimu dengan rahasia... Berusaha untuk menyembunyikan perasaan ini agar terlihat baik-baik saja... Kini diri mu pun perlahan hilang dari hidup ku... Aku memang sangat mencintaimu namun diri ku bukan siapa siapa dirimu... lantas aku bisa apa?... Takkan mungkin bisa mencegah kepergian diri mu... Untuk sekian kalinya aku salah memilih orang untuk ku cintai... Ini bukan masalah cinta yang tepat diwaktu yang salah... Ini masalah cinta yang tepat namun diberikan kepada orang yang salah... Tuhan!.. Katakanlah pada ku jika suatu pertemuan kami ini hanyalah suatu kebetulan... Katakanlah pada ku bahwa dia datang hanya untuk mampir dihati bukan untuk tinggal selamanya.. katakanlah... Sehingga diri ku tak harus berharap t...

Nasehat

Hidup ini jangan handak minta puji lwn makhluk.. jangan handak minta nilai minta pandang lwn makhluk.. jangan sampai hati kita ini hndk dimuliakan oleh makhluk.. Pada intinya jangan sampai baharap segala sesuatu itu kepada makhluk.. bila baharap lawan makhluk ini pasti hati akan kecewa.. Kena bila dipuji himung . Bila dihina sakit hati .. Disambat kebaikan diri rasa tarabang.. Disambat kaburukan diri rasa tahampas.. Maka nya jangan haus pujian jangan haus penghormatan...jangan handk minta puja dan dimuliakan.. Baharap itu kepada Nang pasti pasti haja .. lwn siapa? Lwn Allah ta'ala aja kita baharap samata samata.. Apabila seseorang itu tafakur nya kepada hidup .. maka akan menjadikan diri inya itu menyangka mnyangka hidup panjang . manyangka Umur panjang.. Lalu kina kina hndk mmparbaiki diri.  Lalu kina kina handak menuntut ilmu . Lalu itu akan  menjadikan hati nya mati.. akan menjadikan hati nya cinta lawan dunia. Tapi apabila seseorang itu tafakur nya kepada mati ...