Langsung ke konten utama

Semuanya telah berakhir


Kau bilang diriku adalah segalanya bagi dirimu..
Namun mengapa dirimu masih saja berselimutkan rasa takut..
Ketika aku sudah mempersiapkan segala untukmu..
Ketika aku sudah siap mati untukmu..
Telah menyerahkan semua raga dan jiwaku untukmu..
Mengapa kau sia-siakan itu semua??
Tidak ada sama sekali keuntungan yang dapat ku petik darimu..
Lantas mengapa dirimu yang selalu merasa dirugikan??
Coba hitung dan timbang kembali..
Siapakah yang paling dirugikan..
Apakah dirimu tidak pernah merasa apa yang aku lakukan ini semata hanya untuk dirimu..
Atau memang dirimu yang tak pernah bisa merasakan semua itu...

Aku bagaikan menjaga dirimu yang sedang tidur..
Aku disampingmu.. namun kau tak pernah tau akan itu..
Aku selalu menjagamu.. namun kau tak pernah menyadari akan itu..

Dulu aku begitu yakin kitakan terus bersama..
Namun atas semua yang telah terjadi..
Bukan yakin ku yang telah hilang menjadi ragu..
Aku masih yakin sampai saat ini..
Namun hanya yakin ku saja yang telah berubah..
Saat ini aku hanya yakin kitakan berpisah..

Bicaramu selalu seolah mencoba menguatkan diriku..
Namun sikapmu selalu saja melemahkan diriku..
Bicaramu seakan-akan menginginkan selalu aku tetap bersamamu..
Namun sikapmu selalu saja memahamkan serta menginginkan diriku agar aku pergi dari dirimu juga kehidupanmu..
Jika suatu saat kita berpisah..
Jangan sampai ada penyesalan diantara kita..
Paling tidak kita juga pernah bersama..
Pernah berbagi canda dan tawa..
Pernah berbagi tangis dan derita..

Berulang kali ku berikan dirimu kesempatan untuk memperbaikinya..
Berulang kali juga dirimu menyia-nyiakan itu..


Tolong jangan ganggu langkahku..
Biarkan aku pergi begitu saja..
Karena tak ada lagi yang patut harus dipertahankan..
Jangan lagi memberikan alasan yang tujuan nya untuk menahanku agar tetap bersamamu..
Karena sudah banyak alasan yang dirimu katakan maupun perlihatkan..
Walaupun tanpa disengaja itu sudah cukup membuat ku begitu paham bahwa sudah saatnya dan semestinya aku harus pergi..
Jangan pernah menanyakan ketulusan padaku yang mana dirimu pun tak punya itu..

Saat dirimu ingin memperbaikinya..
Ingin memulainya kembali..
Tapi sayang semua nya telah berakhir..
Dan jika suatu saat kita bertemu lagi..
Ketahuilah hati ku tidak lagi untukmu..

*Perpisahan ini bukan bahan sebagai candaan*

Komentar

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.site
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    8 Pasaran Togel Terbaik Bosku
    Joker Slot, Sabung Ayam Dan Masih Banyak Lagi Boskuu
    BURUAN DAFTAR!
    MENYEDIAKAN DEPOSIT VIA PULSA TELKOMSEL / XL
    DOMPET DIGITAL OVO, DANA, LINK AJA DAN GOPAY
    UNTUK KEMUDAHAN TRANSAKSI , ONLINE 24 JAM BOSKU
    dewa-lotto.site

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

******** Aku kira kisah cinta ini hanya ada aku dan dirimu... Ternyata ada seseorang yang dirimu perjuangkan secara diam-diam... Tolong jangan mendua... berdua saja itu sudah lebih dari cukup.... Karena sendiri adalah sepi dan bertiga adalah luka... Sebelum dirimu sedingin laut lepas.. dirimu pernah sehangat nafas... Dirimu pernah mengajakku untuk duduk berdua... dan berjanji akan menceritakan semua hal kecuali tentang perpisahan... Kukira mencintaimu seindah langit senja.. Tapi kenyataanya mencintaimu seperti menggenggam serpihan kaca.. Aku pikir dirimu akan membuatku lupa dengan tentang  hatiku yang pernah patah... Tapi ternyata dirimu mematahkannya lebih patah lagi... Aku hanya menjadi payung yang dirimu pakai untuk berlindung saat hujan.. Namun jika pelangimu datang aku tidak lagi diperlukan... Untuk hatiku...maaf atas semua luka ini... Wahai hatiku tolong jangan lemah lagi...Aku lelah menyembuhkanmu yang selalu patah... Aku hanya bisa diam karena kesedihan t...

Hidupku Tiada Lagi Berarti

Maaf bila aku masih menahanmu disini... Padahal aku tau jelas bahwa kamu tak menginginkanku… Sekarang diriku merasakan bagaimana rasanya seperti ingin mati... Aku tahu bagaimana sakitnya walaupun hanya untuk tersenyum... Sulit rasanya ketika aku harus memilih mencintaimu dengan rahasia... Berusaha untuk menyembunyikan perasaan ini agar terlihat baik-baik saja... Kini diri mu pun perlahan hilang dari hidup ku... Aku memang sangat mencintaimu namun diri ku bukan siapa siapa dirimu... lantas aku bisa apa?... Takkan mungkin bisa mencegah kepergian diri mu... Untuk sekian kalinya aku salah memilih orang untuk ku cintai... Ini bukan masalah cinta yang tepat diwaktu yang salah... Ini masalah cinta yang tepat namun diberikan kepada orang yang salah... Tuhan!.. Katakanlah pada ku jika suatu pertemuan kami ini hanyalah suatu kebetulan... Katakanlah pada ku bahwa dia datang hanya untuk mampir dihati bukan untuk tinggal selamanya.. katakanlah... Sehingga diri ku tak harus berharap t...

Nasehat

Hidup ini jangan handak minta puji lwn makhluk.. jangan handak minta nilai minta pandang lwn makhluk.. jangan sampai hati kita ini hndk dimuliakan oleh makhluk.. Pada intinya jangan sampai baharap segala sesuatu itu kepada makhluk.. bila baharap lawan makhluk ini pasti hati akan kecewa.. Kena bila dipuji himung . Bila dihina sakit hati .. Disambat kebaikan diri rasa tarabang.. Disambat kaburukan diri rasa tahampas.. Maka nya jangan haus pujian jangan haus penghormatan...jangan handk minta puja dan dimuliakan.. Baharap itu kepada Nang pasti pasti haja .. lwn siapa? Lwn Allah ta'ala aja kita baharap samata samata.. Apabila seseorang itu tafakur nya kepada hidup .. maka akan menjadikan diri inya itu menyangka mnyangka hidup panjang . manyangka Umur panjang.. Lalu kina kina hndk mmparbaiki diri.  Lalu kina kina handak menuntut ilmu . Lalu itu akan  menjadikan hati nya mati.. akan menjadikan hati nya cinta lawan dunia. Tapi apabila seseorang itu tafakur nya kepada mati ...